CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

11 January 2015

akhir semester di SMA 11 Yogyakarta

hei hei blogers, udah lama nggk ngepost sesuatu, berhubung ini tugas TIK, kali ini aku bakal bahas tentang 6 semester di elevenyk. Mulai dari mana ya ? hmm..
SMA N 11 Yogyakarta, Diptya Aji Paramitha, SMA Kebangsaan, elevenyk, REM (gengnya) itu sebutan sebutan sekolahku yang tempatnya di jln AM Sangaji 50. 6 semester ya walaupun semester akhir ini baru awal-awal, disitu pastinya banyak pengalaman yang macem-macem, yakalik nggk ada pengalaman apapun ? ane sekolah apa diasingkan ? wkwkwk..
Pertama masuk di sekolah ini tu rasanya 'hah' jembar banget tempatnya, dan sumilir binggo kalo udah ngadem di Aula Boedi Oetomo. Ekskul ? seabrek buat 9 kelas per-angkatan tinggal pilih. cari makan ? tenang aja, 8 kantin + 1 kopsis. tinggal mau ke kantin mbak yee, bude, mbak retno, pak supri dsb lah ya..
Pas kelas 10, aku kedapetan di heroes yang kelasnya dulu pojok, depannya pohon mangga, samping lab biologi, samping kebon yang katanya horor, terus kelas kalo pagi baunya makanan, terus kalo ujan deres tu banjir (masih nggk lupa pernah kebanjiran terus ngungsi diruang garuda) dan yang jelas sekarang udah nggk banjir lagi hahaha :D pas itu muridnya 31 aku absen 2 dari bawah *penting nggak sih.
Nah, pas kelas 11, ane ngungsi masuk kelas IPA. di PACE (Ipa Lima Kece) entah itu yang bikin nama siapa, kelasnya ada di dpan lapangan basket belakang tepatnya dibelakang ring rada geser 1 kelas. kalo bingung intinya kelas nomer 2 dari paling belakang. Aku kira bakal adaptasi yang lumayan lama, soalnya temen sekelas lumayan ganti banyak. eh ternyata setelah dijalani ya nggk butuh waktu lama kok. Pas kelas 11 ini entah kenapa rasanya lebih nyaman gitu, mungkin gara gara anak anaknya seru atau akibat faktor kelas 11 yang waktunya banyak buat main kali ya ?. hmm..
sekarang aku masih kelas 12 dikelas IPA 6 sebut saja Nachos Santos. aku lupa artinya apa, yang jelas Santos itu nama wali kelas kita Pak Joko Santoso.
3 tahun disekolah ini, banyak hal yang bikin hati seneng. Emm, berhubung aku ikutan ekskul tonti disekolah yang biasa disebut PASDIPTAMA alias Pasukan Diptya Aji Paramitha Utama dengan angkatan #23, disitu aku nemu keluarga baru yang aslinya pada nyebai, tapi ya itulah mereka. Pas tonti ngadain event LBB DIYATA, aku juga ikut jadi panitia di #1 sampe #2 dan pas itu banyaaaak banget kejadian yng nggk dilupain. Pas di event eleven lainnya kayak ELITE alias eleven in try out buat adek adek kelas 9 yang bakal diadain lagi di eleven sebentar lagi, di elite #4 nyampe #5 jadi pagus deh gue hihihi... buat event kayak PENTUNG dan ECOVOLUTION aku mending nonton aja hihihi. Pokoknya 3 taun ini tu taun yang banyak senengnya apalagi semester 3 ke 4, main terus wkwk..
Oke, berhubung aku sekarang udah kelas 12 yang paling senior, aku ngucapin "selamat dan semangat berjuang buat eleven 2015 !" Udah. Gitu aja. ♥

22 September 2014

Avril and The Prince



Once upon a time there was a beautiful girl called Avril, who lived with her stepmother. Her stepmother was very bossy, greedy and arrogant. She hated Sarah a lot.

One day when her father was working outside, the stepmother hit Avril and expelled her from the house. She went outside and walked far away from the house. 

Suddenly, she saw a big melon farm and went in it. After that, she hid in a big melon. She used to go out of the melon and get her food.

One day a prince visited the farm and saw the big melon. “Cut this melon. I want to eat it,” the prince said. The prince’s guards started to cut the melon, but they heard a voice from it. Avril said, “Don’t cut me, please!” they were all surprised at this situation. 

The prince said, “Who are you? Calm down, please come out.” After that she came out. Then, he fell in love with her.
She told him her story, so the prince decided to marry her and they lived happily ever after.


NB:
Berhubung dadakan, dan bingung mau cerita apaan, inilah hasil mesin pencarian google walaupun akhirnya rada tak ubah. Terimakasih Google ! :3

20 June 2014

sedikit bisa untuk dipahami

tiap manusia punya presepsi yang berbeda beda, tak terkecuali wanita yang akan menjadi seorang putri bagi pangerannya. Kadang seorang putri itu menerima apa yang ada dengan atau tanpa pemikiran yang panjang. Kadang pula si putri berani untuk berkata tidak sebelum waktu itu datang dengan atau tanpa akhir yang menghasilkan goresan luka. dan karena adanya banyak presepsi itu banyak pasang dari putri tersebut bingung akan memilih tujuan utamanya. dan akhirnya memilih jalan yang menurut mereka benar tapi didepan kita sendiri atau tepatnya si putri itu menjadi salah. Dengan kata kata yang tertulis disini entah bagaimana kalian memahami, entah bagaimana meresapi dan mengerti. Intinya yang ada dipikiran sang penulis, putri sang permaisuri terlalu runyam untuk diketahui sang pangeran. Dan pangeranpun juga salah untuk menanggapi suatu presepsi dari sang putri. bukan maya dan ini nyata jika memahami :)